Links

bappebti
jfx
clearing
image-1 image-1
03/10/10

Yen Jepang menguat keresahan terhadap hutang menekan euro


Valuta safe-haven...
Category: Forex News
Posted by: aline
Valuta safe-haven yen menguat tajam hari Selasa ditengah mengalirnya aset Jepang, sementara euro terkoreksi karena keresahan bahwa ekonomi negara-negara zona euro disekitarnya dapat menghadapi masalah hutang serupa dengan Yunani. Risk appetite telah bertambah karena laporan tenaga kerja Amerika melampaui prediksi pada hari Jumat, menyebabkan yen melemah pada level terendah dua pekan terhadap euro dan dolar. Namun beberapa komentar dari Fitch Ratings terkait peraturan tegas Portugal hari Selas memicu menyebabkan kembalinya yen dan memicu selling valuta Eropa berikutnya. Dolar menguat setelah China menyampaikan negara tersebut berkomitmen untuk membeli obligasi Treasury Amerika.

Para trader menyatakan eksportir Jepang di pasar membeli yen secara aktif, permintaan berikutnya bagi valuta Jepang diperkirakan menjelang akhir tahun fiskal pada 31 Maret. Walau demikian, apresiasi yen berikutnya dapat dibatasi oleh spekulasi bahwa Bank of Japan akan mengambil kebijakan-kebijakan tambahan untuk memperlonggar kebijakan moneter. BOJ menjadi fokus setelah surat kabar Nikkei pada hari Jumat memberitakan bahwa bank sentral mempertimbangkan untuk kembali memperlonggar kebijakan dan diperkirakan memutuskan langkah tersebut pada pertemuan 16-17 Maret. Pada awal perdagangan sore di New York, dolar diperdagangkan melemah 0,4% di level 89,92 yen.

Index dolar, kalkulasi non-perdagangan bagi performa dolar terhadap sejumlah valuta, menguat 0,2% di level 80,543. China, pemilik cadangan valuta asing terbesar dunia, memperbaharui komitmen kepada pasar obligasi Treasury Amerika hari Selasa namun menyatakan tidak terlalu berkeinginan untuk menambah kepemilikan emas secara substansial. Perdana Menteri Yunani George Papaconstantinou pada hari Selasa di Washington menyampaikan negara tersebut mengambil beberapa langkah yang diperlukan untuk mengendalikan anggaran namun menyatakan bahwa isu tersebut juga merupakan masalah Eropa. Yunani telah menjadi faktor negative bagi euro pada 2010, yang sejauh ini melemah 5% terhadap dolar pada tahun ini dan 8,2% terhadap yen.