Links

bappebti
jfx
clearing
image-1 image-1
03/10/10

Saham HK, China ditutup bervariasi, Cathay, CITIC Pacific menguat (E)


Saham-saham Hong Kong...
Category: Index News
Posted by: aline
Saham-saham Hong Kong ditutup stabil hari Rabu, hampir tidak berhasil bertahan menguat setelah kenaikan tiga sesi perdagangan berturut-turut dan saat investor tidak bertransaksi setelah kenaikan beberapa hari terakhir. Saham-saham China melemah karena keresahan terhadap peluang pengetatan moneter. Earning melampaui prediksi Cathay Pacific Airways dan CITIC Pacific memperkuat pasar. Perusahaan penerbangan terkemuka, Cathay Pacific menguat 4,68% di level HK$15,20, level penutupan tertinggi sejak Juli 2008 setelah melaporkan earning satu semester terbaik dalam dua tahun. CITIC Pacific menguat 7,47%, level tertinggi secara persentase dalam empat bulan, mencapai level tertinggi tujuh pekan di level HK$18,98. Perusahaan terkemuka tersebut menyatakan telah kembali memperoleh profit pada 2009 dengan profit HK$5,95 miliar, melampaui prediksi HK$5,08 miliar. Benchmark Index Hang Seng ditutup menguat 0,74% di level 21.209,29. The China Enterprises Index ditutup menguat 0,06% di level 12.217,33. Turnover turun mencapai HK$55,15 miliar ($7,12 miliar) dibandingkan HK$59,49 miliar pada hari Selasa.

Index saham China melemah 0,66% pada hari Rabu, saham-saham property dan otomotif melemah ditengah keresahan terhadap peluang pengetatan moneter menjelang data inflasi akhir pekan ini, sementara pemerintah merilis data perdagangan positif. The Shanghai Composite Index telah tertahan di level 3.000 sampai kisaran 3.100 selama hampir dua pekan, terkoreksi oleh keresahan bahwa pemerintah, yang telah membatasi kredit, akan memperketat kebijakan moneter berikutnya.

Para ekonom memperkirakan CPI China Februari menguat 2,3% dibandingkan setahun sebelumnya, sesuai prediksi rata-rata survei Reuters, walau para analis hari Rabu menyatakan bertambahnya keresahan bahwa data akan melampaui prediksi, terutama menyusul data perdagangan positif. Walau demikian, regulator perbankan terkemuka China menyampaikan bahwa negara ini diperkirakan tidak akan mengalami inflasi serius pada tahun ini.